Penguatan Kesadaran Hukum dan Kampanye Anti Narkoba bagi Pelajar

SMA Negeri 1 Ambon melaksanakan kegiatan edukatif bertajuk Goes School pada Rabu, 5 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah dan diikuti oleh perwakilan seluruh kelas, para guru, serta jajaran pimpinan sekolah. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi, meningkatkan kesadaran hukum, serta memperkuat komitmen pelajar dalam menjauhi narkoba dan perilaku menyimpang lainnya.


Kegiatan Goes School ini turut dihadiri oleh Kepala SMA Negeri 1 Ambon, Ibu Dra. E. Laturiuw, M.Si, yang memberikan sambutan sekaligus arahan kepada para peserta. Dalam arahannya, Kepala Sekolah menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai ruang pembinaan karakter, serta mengajak seluruh siswa untuk menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
Sebagai narasumber utama, kegiatan ini menghadirkan Rezky Pratama, S.H, selaku Ketua Tim P2M, yang menyampaikan materi secara komunikatif dan edukatif. Materi yang diberikan menekankan pentingnya pemahaman hukum sejak dini, kesadaran akan bahaya narkoba, serta peran aktif pelajar dalam menjaga lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari tindak lanjut program Duta Pelajar Anti Narkoba SMA Negeri 1 Ambon. Pada tahun 2025, sebanyak lima siswa SMA Negeri 1 Ambon telah dilantik sebagai Duta Pelajar Anti Narkoba, dan kegiatan Goes School ini menjadi salah satu wujud nyata keterlibatan mereka dalam mengampanyekan gaya hidup sehat dan bebas narkoba di lingkungan sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta yang terdiri dari wakil-wakil kepala sekolah, guru, serta perwakilan seluruh kelas mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias. Interaksi yang terjalin antara pemateri dan peserta, khususnya dalam sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan tingginya kepedulian siswa terhadap isu hukum dan bahaya narkoba yang dekat dengan kehidupan remaja.
Melalui kegiatan Goes School ini, SMA Negeri 1 Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program-program pembinaan yang holistik, tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kesadaran hukum, serta penguatan peran siswa sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat.












