

SMA Negeri 1 Ambon kembali menegaskan dominasinya di bidang akademik dengan membawa pulang piala bergilir Lomba Meninges untuk kelima kalinya secara berturut-turut pada ajang Lomba Meninges 2026. Kegiatan prestisius ini diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura dan berlangsung dalam suasana akademik yang kompetitif serta profesional. Lomba ini diikuti oleh 64 tim dari tiga kabupaten, mempertemukan siswa-siswi terbaik yang memiliki minat dan potensi di bidang kedokteran dan sains kesehatan.
Pada ajang ini, SMA Negeri 1 Ambon mengirimkan 30 tim, jumlah terbanyak dibandingkan sekolah lain. Sejak babak awal, para peserta menunjukkan kesiapan yang matang, terlihat dari kekompakan tim, ketenangan saat mengerjakan soal, serta kemampuan analisis yang kuat. Dominasi SMA Negeri 1 Ambon semakin terlihat saat babak delapan besar, di mana tujuh dari delapan tim yang lolos merupakan perwakilan SMA Negeri 1 Ambon.
Keunggulan tersebut berlanjut ke babak semifinal. Dari tiga tim yang melaju ke tahap ini, seluruhnya berasal dari SMA Negeri 1 Ambon. Para peserta harus melewati berbagai tahapan seleksi yang menantang, mulai dari soal pilihan ganda berbasis biologi dan kimia, diskretika, hingga ujian praktikum anatomi dengan sistem meja berputar (rolling table) yang mensimulasikan kondisi nyata dunia medis. Setiap peserta dituntut mampu mengenali alat, memahami fungsi, serta menjawab soal dalam batas waktu yang ketat.
Pada babak final, peserta menghadapi presentasi kasus medis yang dinilai langsung oleh dokter-dokter spesialis, diikuti dengan sesi cerdas cermat. Ketelitian, kerja sama tim, dan kemampuan berpikir kritis menjadi kunci utama. Hasil akhir membuktikan kualitas pembinaan yang dimiliki sekolah, di mana SMA Negeri 1 Ambon berhasil meraih Juara 1, Juara 2, dan Juara 3 sekaligus dinobatkan sebagai Juara Umum Lomba Meninges 2026.


Keberhasilan ini semakin bermakna dengan momen kebersamaan antara siswa dan guru pendamping. Terlihat dalam suasana lomba dan dokumentasi kegiatan, para siswa mengikuti setiap tahapan dengan penuh semangat, didampingi langsung oleh guru yang setia memberi arahan dan motivasi. Kebanggaan tersebut memuncak saat penyerahan piala dan piagam penghargaan, yang menjadi simbol kerja keras dan ketekunan seluruh tim.
Rasa syukur dan terima kasih pun disampaikan oleh para siswa. Feli, salah satu peserta dari tim peraih Juara 2, mewakili rekan-rekannya mengungkapkan apresiasi mendalam kepada pihak sekolah. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari Kepala Sekolah, termasuk fasilitas dan transportasi yang diberikan selama persiapan hingga pelaksanaan lomba. Ucapan terima kasih secara khusus juga ditujukan kepada Ibu Rahanserang selaku guru pendamping, yang dengan penuh dedikasi mendampingi siswa tanpa mengenal lelah.
“Kami tahu ibu sangat capek dan tidak ada imbalan apa pun, tetapi ibu tetap setia menjaga dan membimbing kami, bahkan sampai mencari dosen pembimbing. Kami percaya, tanpa ibu, kami tidak akan bisa sampai di titik ini. Terima kasih banyak,” ungkap Feli.
Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi SMA Negeri 1 Ambon, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, berani bermimpi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul di masa depan, khususnya di bidang kesehatan dan sains.
























